Pengelolaan Kinerja Guru PMM

Lalu

▶︎ •၊၊||၊|။||||။‌‌‌၊|• 0:10
Anggota Staf
Super Admin
Guru
Reputation: 100%
Daftar
20 May 2020
Pesan
380
Solusi
182
Skor reaksi
134
Poin
793
Website
lalu.pro
Pengelolaan kinerja di PMM adalah alat bantu yang memudahkan guru menentukan sasaran kinerja yang lebih kontekstual dengan kebutuhan satuan pendidikan dan pengembangan karirnya, demi peningkatan kualitas pembelajaran murid.

Mulai bulan Januari 2024, guru ASN hanya perlu mengisi perencanaan kinerja melalui PMM yang terintegrasi dengan e-Kinerja BKN

Tahapan Pengerjaan Pengelolaan Kinerja​


Pengelolaan Kinerja untuk guru terdiri dari tiga tahapan, yaitu:
  • Perencanaan
  • Pelaksanaan
  • Penilaian
Pada tahap perencanaan, guru hanya perlu fokus meningkatkan kinerja pada salah satu indikator rekomendasi berdasarkan capaian rapor pendidikan yang telah terintegrasi di PMM.

Di tahap pelaksanaan, Kepala Sekolah akan melakukan Observasi Kelas dan melakukan penilaian berdasarkan rubrik yang telah disediakan di PMM.

Pada tahap Penilaian, Kepala Sekolah dapat melihat rangkuman pencapaian guru untuk Predikat Kinerja yang terintegrasi dengan sistem e-Kinerja BKN.

Sasaran Pengguna Pengelolaan Kinerja​


Guru ASN: Mulai bulan Januari 2024, guru ASN hanya perlu mengisi perencanaan kinerja melalui PMM yang terintegrasi dengan e-Kinerja BKN

Kepala Sekolah (sebagai atasan): Kepala sekolah berperan sebagai asesor dan coach bagi guru. Dalam pengelolaan kinerja, KS adalah aktor yang menyetujui dokumen SKP dan melakukan observasi.

Guru non ASN (Dianjurkan): Guru non-ASN dianjurkan untuk turut melakukan pengelolaan kinerja melalui PMM.

Kepala Sekolah (sebagai pegawai): Kepala sekolah juga mengisi SKP dan melaku.

Panduan Lengkap Pengelolaan Kinerja Guru PMM​


Video Tutorial Pengelolaan Kinerja Guru


Video Tutorial Pengelolaan Kinerja Guru untuk Kepala Sekolah


Link penting Pengelolaan Kinerja di PMM​

Link Pengelolaan Kinerja Guru​

Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah​

Pertanyaan yang Sering Diajukan​

T : Apa yang harus dilakukan jika saya tidak bisa akses Pengelolaan Kinerja dikarenakan Jenis PTK berbeda?
J : Anda dapat menghubungi Operator Sekolah untuk melakukan perubahan jenis PTK yang sesuai melalui Dapodik.

T : Apakah memungkinkan untuk memilih lebih dari satu sub indikator pada tahap Perencanaan Kinerja di Praktik Kinerja?
J : Pada tahap Perencanaan Kinerja, Pendidik hanya dapat memilih satu sub indikator peningkatan sebagai fokus utama. Hal ini dilakukan untuk memastikan perencanaan yang terfokus dan pengembangan yang lebih efektif.

T : Apakah jika saya sudah membuat Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di Pengelolaan Kinerja PMM, apakah perlu juga saya membuat Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di e-Kinerja?
J : Apabila Anda sudah membuat Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di Pengelolaan Kinerja PMM, Anda tidak perlu membuat Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) karena Pengelolaan Kinerja PMM telah terintegrasi dengan e-Kinerja. Kecuali Anda adalah Guru atau Kepsek dibawah naungan Kemenag maka untuk sementara ini Anda masih perlu mengisi pada sistem e-Kinerja BKN saja.

T : Apakah Perencanaan Kinerja hanya dapat dilakukan pada bulan pertama di setiap semester baru?
J : Penyusunan Perencanaan Kinerja disarankan dilakukan pada bulan pertama di setiap semester baru. Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan Pendidik dalam berdiskusi dengan Kepala Sekolah guna melakukan evaluasi dan penyesuaian yang lebih efektif terhadap penyusunan Perencanaan Kinerja.
 
Terakhir diedit:
Berikut adalah beberapa aspek kunci dalam pengelolaan kinerja guru dalam konteks PMM:
  1. Pelatihan dan Pengembangan Profesional: Ini mencakup program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan mengajar guru dan pengetahuan subjek mereka. Ini juga bisa termasuk workshop, seminar, dan pelatihan dalam teknologi pendidikan terkini.
  2. Penilaian Kinerja: Penilaian kinerja yang teratur membantu dalam mengidentifikasi kekuatan dan area yang membutuhkan peningkatan. Ini bisa melalui observasi kelas, penilaian oleh rekan kerja, dan umpan balik dari siswa.
  3. Pengembangan Kurikulum: Guru dapat terlibat dalam pengembangan dan evaluasi kurikulum, memastikan bahwa materi pelajaran selaras dengan standar pendidikan terkini dan kebutuhan siswa.
  4. Penggunaan Teknologi: Mengintegrasikan teknologi dalam pengajaran untuk membuat proses belajar mengajar lebih efektif dan interaktif.
  5. Kepemimpinan dan Manajemen Sekolah: Mendorong kepemimpinan di kalangan guru senior dan pengelolaan sekolah yang efisien untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
  6. Keterlibatan dengan Komunitas: Melibatkan guru dalam interaksi dengan komunitas untuk memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi siswa di luar sekolah.
  7. Pengembangan Kesejahteraan dan Motivasi Guru: Termasuk upaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru, seperti menyediakan dukungan emosional, pengembangan karir, dan insentif.
Pengelolaan kinerja guru dalam PMM harus dilakukan dengan cara yang mendukung dan mendorong pertumbuhan profesional guru, sambil memastikan bahwa standar pengajaran yang tinggi dipertahankan untuk meningkatkan hasil pendidikan secara keseluruhan.
 

Anggota online

Tak ada anggota yang online sekarang.
Back
Top
AdBlock Detected

Ups!, Pemblokir iklan Anda aktif.

Untuk pengalaman situs terbaik, harap nonaktifkan AdBlocker Anda karena pemblokir iklan juga memblokir fitur-fitur bermanfaat dari situs web kami.

Saya telah menonaktifkan AdBlock.