Sadis! Orang Tua Ketapel Mata Guru Anaknya Hingga Buta

LaluVerified member

▶︎ •၊၊||၊|။||||။‌‌‌၊|• 0:10

Anggota Staf
Super Admin
Guru
Reputation: 100%
Daftar
20 May 2020
Pesan
382
Solusi
182
Skor reaksi
135
Poin
793
Website
lalu.pro
Saya sedih membaca berita ini.

Ringkasan beritanya begini.

Pelaku AJ, wali murid yang ketapel guru Zaharman hingga buta, menyerahkan diri ke polisi setelah adanya pendekatan humanis dari pihak kepolisian. Pelaku menyerahkan diri dengan syarat keselematannya terjamin.

Kondisi guru Zaharman

Guru Zaharman, yang mengalami kebutaan akibat ketapel pelaku AJ, belum sepenuhnya pulih namun sudah membaik. Ia akan dirujuk ke Palembang untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Mata kanannya sudah tidak bisa melihat lagi, sedangkan mata kirinya mengalami katarak.

Laporan balik dari murid PDM

Murid PDM, yang merupakan anak pelaku AJ, melaporkan guru Zaharman ke polisi atas tuduhan tindak kekerasan terhadap anak. Murid ini mengaku ditendang oleh guru Zaharman saat ketahuan merokok di kantin sekolah. PGRI siap memberikan pendampingan hukum kepada guru Zaharman.


Sumber: Dikutip 07 Agustus 2023
 
Rekan-rekan guru, apa pendapat Anda tentang kejadian ini.

Saya sendiri tidak setuju dengan tindak kekerasan fisik kepada peserta didik. Meskipun tujuannya mendidik atau memberi pelajaran untuk menegakkan disiplin, tetapi memukul murid bukanlah tindakan yang bagus.

Mari kita lihat ke belakang. Beberapa puluh 30 tahun yang lalu, murid terkadang dicubit, dijewer, bahkan ditendang di kaki atau pantat. Tetapi saya tidak mendengar ada orang tua yang menyerang guru.

Sekarang jaman sudah berubah. Ada saja berita tentang orang tua yang menyerang atau murid yang melaporkan gurunya ke polisi.

Apa solusinya?

Adab.

Menurut saya, sebagai seorang guru, lebih baik mendahulukan mengajarkan adab daripada ilmu. Untuk bisa mengajarkan adab yang baik, maka seorang guru haruslah memiliki adab yang baik pula.

Perkataan yang baik dan tutur kata yang lembut lebih disukai.

Jika adab tegak, baik di sisi guru dan murid, niscaya hubungan antara guru dan murid menjadi harmonis. Guru menyayangi dan mengayomi murid-muridnya, sedangkan murid menghormati dan memuliakan guru-gurunya.




Apakah masih perlu mendidik anak-anak dengan kekerasan? Apa tindakan terbaik kita sebagai guru ketika anak-anak melakukan pelanggaran?

Rekan-rekan guru, silahkan bagikan pendapat Anda di sini. Berikan saran terbaik Anda untuk masa depan pendidikan yang lebih baik. 🙏
 
Harus dipenjara orang tua macam begitu, supaya jera. Kalau tidak mau anaknya dididik, sekolah di rumah saja.
 

Anggota online

Tak ada anggota yang online sekarang.

Trending content

Back
Top
AdBlock Detected

Ups!, Pemblokir iklan Anda aktif.

Untuk pengalaman situs terbaik, harap nonaktifkan AdBlocker Anda karena pemblokir iklan juga memblokir fitur-fitur bermanfaat dari situs web kami.

Saya telah menonaktifkan AdBlock.