Penjumlahan antara volume cadangan ekspirasi dengan volume residu disebut "kapasitas residual fungsional" atau "residual functional capacity" dalam bahasa Inggris.
Kapasitas residual fungsional adalah jumlah volume udara yang tetap di paru-paru setelah ekspirasi maksimal dan tidak dapat diukur dengan mudah dengan spirometri biasa. Volume cadangan ekspirasi adalah jumlah udara yang dapat dikeluarkan setelah ekspirasi normal (tidal volume), sedangkan volume residu adalah jumlah udara yang tetap di paru-paru setelah ekspirasi maksimal. Kapasitas residual fungsional penting dalam pengukuran kapasitas paru-paru dan merupakan salah satu parameter yang digunakan dalam mendiagnosis dan mengkarakterisasi gangguan pernapasan.