Soal TKA Bahasa Indonesia (Pilihan) SMA/MA/SMK Tahun 2025

Vicry

Anggota terkenal
Anggota Staf
Guru
Terverifikasi
Reputation: 100%
Daftar
23 Aug 2022
Pesan
307
Solusi
124
Skor reaksi
3,634
Poin
343
Hikayat Sa-ijaan dan Ikan Todak

Hatta, ketika laut tenang, seekor ikan besar tiba-tiba muncul dari permukaan laut dan terbang menyerangnya. Tanpa beringsut dari tempat duduk maupun membuka mata, Datu Mabrur menepis serangan mendadak itu. Ikan itu terpelanting dan jatuh di karang. Setelah jatuh ke air, ikan itu menyerang lagi. Demikian berulang-ulang. Di sekeliling karang, ribuan ikan lain mengepung, memperlihatkan gigi mereka yang panjang dan tajam, seakan prajurit siap tempur. Pada serangannya yang terakhir, ikan itu terpelanting jatuh persis saat Datu Mabrur membuka matanya.

“Hai, ikan! Apa maksudmu mengganggu samadiku? Ikan apa kamu?”

“Aku ikan todak, Raja Ikan Todak yang menguasai perairan ini. Samadimu membuat lautan bergelora. Kami terusik, dan aku memutuskan untuk menyerangmu. Tapi, engkau memang sakti, Datu Mabrur. Aku takluk,” katanya, megap-megap. Matanya berkedip-kedip menahan sakit. Tubuhnya terjepit di sela-sela karang tajam.

“Jadi, itu rakyatmu?” Datu Mabrur menunjuk ribuan ikan yang mengepung karang.

“Ya, Datu. Tapi, sebelum menyerangmu tadi, kami telah bersepakat. Kalau aku kalah, kami akan menyerah dan mematuhi apa pun perintahmu.” “Datu, tolonglah aku. Obati luka-lukaku dan kembalikanlah aku ke laut. Kalau terlalu lama di darat, aku bisa mati. Atas nama rakyatku, aku berjanji akan mengabdi padamu, bila engkau menolongku…” Raja Ikan Todak mengiba-iba. Seolah sulit bernapas, insangnya membuka dan menutup.

“Baiklah,” Datu Mabrur berdiri. “Sebagai sesama makhluk ciptaan-Nya, aku akan menolongmu.”

“Apa pun permintaanmu, kami akan memenuhinya. Datu ingin istana bawah laut yang terbuat dari emas dan permata, dilayani ikan duyung dan gurita? Ingin berkeliling dunia, bersama ikan paus dan lumba-lumba?”

“Tidak. Aku tak punya keinginan pribadi, tapi untuk masa depan anak-cucuku nanti….” Lalu, Datu Mabrur menceritakan maksud pertapaannya selama ini.

“Akan kukerahkan rakyatku, seluruh penghuni lautan dan samudera. Sebelum matahari terbit esok pagi, impianmu akan terwujud. Aku bersumpah!” jawab Raja Ikan Todak.

Datu Mabrur tak dapat membayangkan, bagaimana Raja Ikan Todak akan memenuhi sumpahnya itu. “Baiklah. Tapi kita harus membuat perjanjian. Sejak sekarang kita harus sa-ijaan, seiring sejalan. Seia sekata, sampai ke anak-cucu kita. Kita harus rakat mufakat, bantu membantu, bahu membahu. Setuju?”

“Setuju, Datu…,” sahut Raja Ikan Todak yang tergolek lemah.

Sumber: https://ebook.smkmuda.id/ebooks/cer...dan-bersastra-indonesia-untuk-sma-smk-kelas-x

1. Urutan peristiwa yang tepat sesuai dengan isi hikayat tersebut adalah ....
  • Raja Ikan Todak muncul — Datu Mabrur dan Raja Ikan Todak berkelahi — Raja Ikan Todak menyerah — perjanjian disepakati
  • Raja Ikan Todak menyerang — Raja Ikan Todak menyerah — Datu Mabrur bertapa — laut menjadi tenang kembali
  • Ribuan ikan mengepung — Raja Ikan Todak menyerang — Datu Mabrur mengusulkan perjanjian — perjanjian disepakati
  • Raja Ikan Todak menyerang — Datu Mabrur menolong Raja Ikan Todak — ikan-ikan mengepung — perjanjian dibuat
  • Raja ikan menyerang Datu Mabrur — Datu Mabrur mengusulkan perjanjian — perjanjian dibuat — Raja Ikan Todak mengiba
2. Peristiwa penting yang terjadi setelah Datu Mabrur menolong Raja Ikan Todak adalah ...
  • Raja Ikan Todak melanggar janjinya dan kembali menyerang
  • Datu Mabrur meminta harta dan singgasana bawah laut
  • Raja Ikan Todak berjanji akan memenuhi permintaan Datu Mabrur
  • Datu Mabrur mengajak semua ikan menyerang kerajaan manusia
  • Raja Ikan Todak mengangkat Datu Mabrur menjadi raja laut

3. (Pilihan Ganda Kompleks – Kategori) Mengapa tindakan Raja Ikan Todak yang ingin mengerahkan rakyatnya untuk memenuhi permintaan Datu Mabrur masih relevan dengan norma sosial saat ini?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
  • Menggambarkan sikap balas budi terhadap orang yang telah berjasa dalam hidup kita — (Benar/Salah)
  • Menunjukkan sikap suka menolong terhadap semua orang yang membutuhkan pertolongan — (Benar/Salah)
  • Mencerminkan sikap pandai berterima kasih terhadap orang yang telah menolong — (Benar/Salah)


Pahlawan Tak Dikenal
Karya: Toto Sudarto Bachtiar

Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
Sebuah lubang peluru bundar di dadanya
Senyum bekunya mau berkata, kita sedang perang

Dia tidak ingat bilamana dia datang
Kedua lengannya memeluk senapan
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang
Kemudian dia terbaring, tapi bukan tidur sayang

Wajah sunyi setengah tengadah
Menangkap sepi padang senja
Dunia tambah beku di tengah derap dan suara merdu
Dia masih sangat muda

Hari itu 10 November, hujanpun mulai turun
Orang-orang ingin kembali memandangnya
Sambil merangkai karangan bunga
Tapi yang nampak, wajah-wajahnya sendiri yang tak dikenalnya

Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
Sebuah peluru bundar di dadanya
Senyum bekunya mau berkata: aku sangat muda.

4. Mengapa larik “Dia tidak tahu untuk siapa dia datang” sudah tepat menguatkan gambaran tentang pahlawan?
  • Latar belakang daerah tidaklah penting untuk menjadi pahlawan
  • Seorang pejuang tidak memerlukan bantuan dari pihak mana pun
  • Pengorbanan dilakukan untuk tanah air bukan untuk orang tertentu
  • Figur pejuang sering kali tidak dihargai oleh generasi muda saat ini
  • Gambaran ketidaktahuan kita dalam menghormati seorang pahlawan

5. (Pilihan Ganda Kompleks – MCMA) Mengapa penyair menggunakan majas repetisi (pengulangan) pada bait awal dan akhir puisinya?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
  • Menguatkan gambaran tentang pahlawan yang tewas tertembak
  • Menguatkan tentang adanya perjuangan di Batavia pada masa itu
  • Menegaskan tentang adanya pahlawan yang gugur demi tanah air
  • Menggambarkan kondisi peperangan yang pecah pada masa itu
  • Mengisyaratkan pengorbanan pahlawan yang tewas tanpa tanda jasa
6. Makna simbolik pada larik “Sambil merangkai karangan bunga” pada puisi tersebut adalah ...
  • Menyusun bunga untuk orang yang dicintai
  • Menghormati jasa para pahlawan yang gugur
  • Menaruh hormat pada setiap orang yang ditemui
  • Menghargai nilai keindahan yang ada pada bunga
  • Menata beberapa tangkai bunga untuk pahlawan


Metode Bercocok Tanam di Lahan Sempit

Urbanisasi yang terjadi secara masif menimbulkan berbagai tantangan serius, terutama dalam hal penyediaan pangan dan keterbatasan lahan. Seiring dengan pertumbuhan populasi yang pesat, kebutuhan akan makanan segar meningkat, sementara lahan perkotaan semakin sempit karena dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, perumahan, dan fasilitas publik. Situasi ini menyebabkan ketergantungan tinggi pada pasokan dari luar kota yang rentan terhadap gangguan distribusi dan peningkatan biaya. Kondisi ini menuntut adanya inovasi dalam sistem produksi pangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Perlu metode bercocok tanam yang dapat diterapkan di dalam ruang terbatas.

Inovasi metode bercocok tanam yang dapat mengatasi keterbatasan lahan di kota besar, yaitu pertanian vertikal. Metode ini dilakukan dengan menyusun tanaman dalam rak-rak bertingkat di lingkungan yang terkontrol. Metode ini memanfaatkan teknologi modern seperti hidroponik, aeroponik, dan pencahayaan LED. Sistem ini memungkinkan produksi pangan dilakukan dalam ruang terbatas secara efisien sehingga sangat cocok diterapkan di wilayah perkotaan. Selain menghemat lahan, pertanian vertikal juga dapat mengurangi penggunaan air, pestisida, serta tidak tergantung pada musim.

Namun demikian, pengembangan pertanian vertikal masih menghadapi sejumlah tantangan. Biaya awal pembangunan fasilitas ini tergolong tinggi karena membutuhkan peralatan canggih seperti sistem irigasi otomatis, kontrol suhu, dan pencahayaan khusus. Selain itu, konsumsi energi yang tinggi menjadi isu penting, meskipun teknologi energi terbarukan seperti panel surya mulai digunakan untuk mengatasi hal ini.

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat urbanisasi yang terus meningkat memiliki potensi dalam pengembangan pertanian vertikal. Kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung menghadapi tekanan besar dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakatnya. Pertanian vertikal bukan hanya sekadar solusi teknis, melainkan juga mencerminkan perubahan cara pandang dalam memproduksi pangan secara berkelanjutan. Dengan dukungan teknologi dan kreativitas, pertanian vertikal dapat menjadi jalan menuju masa depan yang lebih tangguh dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan krisis pangan global.

Referensi:

7. Setelah memahami fenomena dalam teks, bagaimana kalimat yang tepat untuk menyampaikan pemecahan masalah?
  • Meningkatnya urbanisasi harus dibiarkan agar masyarakat kota terbiasa dengan keterbatasan pangan.
  • Ketergantungan kota pada pasokan luar dapat dikurangi dengan menerapkan pertanian vertikal di ruang terbatas.
  • Krisis pangan di kota besar tidak perlu dikhawatirkan karena dapat diatasi dengan menambah impor bahan pangan.
  • Pembangunan kota harus diutamakan dibanding penyediaan ruang untuk pertanian atau tanaman pangan.
  • Penduduk kota harus dibiasakan untuk mengurangi konsumsi makanan segar dan beralih ke makanan instan.
8. Cermati paragraf 1 kalimat 1! Mengapa frasa “urbanisasi yang terjadi secara masif” tepat sebagai pengisi fungsi subjek?
  • Menyatakan akibat dari suatu peristiwa
  • Berbentuk verba yang menempati posisi predikat
  • Merupakan frasa kerja yang menjelaskan objek
  • Berbentuk frasa nomina dan berperan sebagai pelaku
  • Mengandung keterangan tempat yang lengkap
9. (Pilihan Ganda Kompleks – MCMA) Mengapa penggunaan istilah “urbanisasi” tepat digunakan dalam teks tersebut?
Klik pada setiap pernyataan yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
  • Berhubungan dengan peningkatan jumlah penduduk di wilayah perkotaan
  • Menunjukkan metode pertanian modern yang cocok diterapkan di kota
  • Menyebabkan tantangan serius dalam penyediaan pangan di kota
  • Menjadi pemicu perlu adanya inovasi, seperti pertanian vertikal
  • Menjelaskan cara pendistribusian hasil pangan dari desa ke kota


Beranjak dari Kemiskinan

Sejauh mana masyarakat bisa memenuhi hak-hak dasar dan mengakses sumber daya? Kedua hal itu berkaitan dengan kemiskinan dan ketimpangan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), nilai rasio Gini, yang berkaitan dengan ketimpangan pengeluaran, berkisar 0-1. Nilai 0 artinya setiap orang atau kelompok menerima pendapatan yang sama. Adapun rasio Gini 1 artinya ketimpangan pendapatan timpang sempurna atau pendapatan hanya diterima satu orang atau kelompok. Rasio Gini mendekati 1 menunjukkan kondisi yang kian timpang. Di Indonesia, rasio Gini pada tahun 2024 sebesar 0,381. Berikut tabel yang menjelaskan angka kemiskinan di Indonesia dalam 5 tahun terakhir.

Tabel Angka Kemiskinan di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir
TahunJumlah Penduduk MiskinPersentase Penduduk Miskin
202027,55 juta10,19 %
202126,50 juta9,71 %
202226,35 juta9,57 %
202325,90 juta9,36 %
202424,06 juta8,57 %

Seseorang dikatakan miskin jika pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan. Garis kemiskinan berupa nilai pengeluaran minimal, yang terdiri dari kebutuhan makanan dan bukan makanan, yang harus dipenuhi agar tidak dikategorikan miskin. Pada September 2024, garis kemiskinan Rp595.242,00 per kapita per bulan.

Sementara menurut Bank Dunia, garis kemiskinan bagi negara berpendapatan menengah ke atas adalah 6,85 dollar AS per kapita per hari. Dengan nilai tukar Rp15.000,00 per dollar AS, nilai tersebut setara Rp102.750,00. Adapun garis kemiskinan ekstrem 2,15 dollar AS per kapita per hari atau Rp32.250,00. Di perkotaan dan perdesaan Indonesia, beras berkontribusi 20-an persen terhadap garis kemiskinan atau sebagai komoditas yang berperan paling besar. Maka, harga beras berpengaruh signifikan terhadap kemampuan masyarakat membeli kebutuhan makanan dan bukan makanan.

Harga kebutuhan makanan dan bukan makanan memengaruhi kemampuan masyarakat membeli barang. Di sisi lain, pendapatan yang tiba-tiba hilang akibat pemutusan hubungan kerja mengakibatkan masyarakat tak mampu memenuhi kebutuhan hidup. Tanpa tabungan dan aset memadai, masyarakat yang kehilangan pekerjaan bisa jatuh miskin. Negara mana pun, termasuk Indonesia, berupaya menekan kemiskinan. Indonesia sudah memiliki Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Langkah awal adalah membentuk protokol data tunggal sebagai basis berbagai program untuk menekan angka kemiskinan. Keberadaan data ini diharapkan mendukung target menekan angka kemiskinan menjadi 4,5-5 persen dari jumlah penduduk.

Meski demikian, bantuan sosial saja tak cukup untuk membuat kemiskinan menjauh. Data BPS menunjukkan bahwa meskipun bantuan sosial terus digulirkan dalam lima tahun terakhir, jumlah penduduk miskin tetap tinggi, yakni mencapai 24,06 juta jiwa pada 2024. Bahkan, sebagian besar penerima bantuan sosial masih berada dalam kategori miskin setelah lebih dari tiga tahun mendapatkan bantuan. Penurunan jumlah penduduk miskin dari tahun ke tahun relatif lambat dan tidak cukup signifikan tanpa dukungan akses terhadap sumber daya produktif. Akses terhadap sumber daya, antara lain fasilitas pendidikan dan kesehatan, juga harus terjamin. Selain itu, tersedia lapangan kerja yang memberikan pendapatan layak bagi masyarakat.

Sumber: https://www.kompas.id/artikel/beranjak-dari-kemiskinan (dengan pengubahan seperlunya)

10. Perhatikan kalimat berikut!
“Agar sejahtera, masyarakat mesti melepaskan dari kemiskinan.”
Mengapa konstruksi frasa verba "mesti melepaskan" tidak sesuai dengan konteks kalimat tersebut?
  • Kata melepaskan merupakan verba transitif yang memerlukan objek langsung
  • Seharusnya kata mesti tidak perlu digunakan dalam konstruksi frasa tersebut
  • Frasa mesti melepaskan bukanlah frasa verba karena memiliki inti nomina
  • Frasa mesti melepaskan bukanlah frasa verba tidak hanya menduduki satu fungsi
  • Kata melepaskan sudah tepat penggunaannya tanpa perlu tambahan objek
11. Pernyataan paling tepat berdasarkan informasi tabel dalam teks tersebut adalah ...
  • Jumlah penduduk miskin di Indonesia terus mengalami peningkatan sejak tahun 2020 hingga tahun 2024.
  • Persentase penduduk miskin tertinggi terjadi pada tahun 2022, yaitu sebesar 9,57% dari tahun sebelumnya.
  • Penurunan jumlah penduduk miskin paling besar terjadi antara tahun 2023 dan 2024, yaitu sebesar 1,84 juta jiwa.
  • Jumlah penduduk miskin pada tahun 2021 lebih tinggi dibandingkan tahun 2020, yaitu 26,50 juta jiwa.
  • Jumlah penduduk miskin pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 1,35 juta jiwa dibandingkan tahun 2020.
12. (Pilihan Ganda Kompleks – MCMA) Perhatikan kalimat berikut!
“Meski demikian, bantuan sosial saja tak cukup untuk membuat kemiskinan menjauh.”
Mengapa kalimat argumentasi tersebut sesuai dengan data yang diberikan penulis dalam teks?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
  • Bantuan sosial belum mampu menurunkan angka kemiskinan secara signifikan
  • Bantuan sosial yang diberikan tidak menyentuh akar persoalan kemiskinan
  • Bantuan sosial harus dikombinasikan dengan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi
  • Bantuan sosial menciptakan ketergantungan yang justru memperpanjang kemiskinan
  • Bantuan sosial membuat masyarakat memiliki kemandirian untuk lepas dari kemiskinan


Batik, Pakaian Resmi, dan Aspek Keberlanjutan

Fenomena menarik terjadi saat penyelenggaraan Research and Development 20 Summer School 2024 tentang transisi energi. Peserta dari negara empat musim tampak kedinginan di ballroom hotel meskipun berasal dari negara dingin. Hal ini terjadi karena ketidaksesuaian antara pengaturan suhu ruangan dengan pakaian yang dikenakan.

Dalam konsep kenyamanan termal, pakaian menjadi salah satu faktor penting. Menurut ASHRAE, pakaian dengan nilai clo rendah tidak cocok untuk suhu ruang yang disetel dingin. Di negara tropis, pengaturan suhu yang terlalu rendah dapat menyebabkan pemborosan energi. Hal ini terjadi karena biasanya orang-orang memakai pakaian tebal, seperti jas. Ironisnya, budaya berpakaian formal di Indonesia masih mengandalkan jas sebagai standar, padahal penggunaan jas kurang sesuai dengan iklim tropis. Batik telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda bisa menjadi solusi elegan sekaligus ramah lingkungan. Batik memiliki bahan dan corak yang lebih sesuai dengan suhu tropis. Selain itu, penggunaan batik juga dapat mendukung efisiensi energi dan tidak menuntut suhu ruangan yang terlalu rendah. Penyesuaian ini bukan hanya tentang kenyamanan dalam mengenakan pakaian, melainkan juga tentang keberlanjutan. Penurunan suhu ruangan satu derajat celcius bisa menghasilkan emisi 160 kg CO2 per tahun. Bayangkan dampaknya jika diterapkan di hotel atau gedung perkantoran.

Setiap lembar batik yang dikenakan menghidupi pengrajin, pelestari budaya, dan sektor UMKM kreatif. Bagi industri lokal, penggunaan batik secara luas dapat menjadi dorongan agar berkembang lebih pesat. Pemerintah dapat mendorong perubahan ini dengan menetapkan kebijakan yang memprioritaskan batik dalam acara resmi. Lembaga pendidikan dan instansi pemerintah juga bisa menjadi pelopor gerakan batik harian. Selain efisiensi energi, langkah ini juga memperkuat identitas nasional. Budaya bisa menjadi solusi atas krisis global, termasuk krisis iklim. Batik bukan sekadar pakaian, tetapi pernyataan sikap atas masa depan yang lestari.

Sudah saatnya, Indonesia menetapkan batik sebagai pakaian resmi dalam berbagai forum formal. Bahkan, batik akan lebih kuat jika digunakan dalam acara pelantikan, bukan jas. Hal ini akan menjadi simbol kuat keberlanjutan sekaligus kebanggaan nasional. Dengan memilih batik, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mengambil langkah konkret dalam menjaga bumi bagi generasi mendatang.

Glosarium:
ASHRAE: The American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers
clo: satuan yang digunakan untuk mengukur termal yang diberikan oleh pakaian.

13. Berdasarkan teks tersebut, manakah tanggapan yang sesuai dengan norma sosial dan budaya?
  • Sudah saatnya Indonesia menetapkan batik sebagai pakaian resmi dalam berbagai forum formal.
  • Penurunan suhu ruangan satu derajat celcius bisa menghasilkan emisi 160 kg CO2 per tahun.
  • Di negara tropis, pengaturan suhu yang terlalu rendah dapat menyebabkan pemborosan energi.
  • Menurut ASHRAE, pakaian dengan nilai clo rendah tidak cocok untuk suhu ruang yang disetel dingin.
  • Peserta dari negara empat musim kedinginan di ballroom hotel, meskipun berasal dari negara dingin.
14. “Dengan memilih batik, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mengambil langkah konkret dalam menjaga Bumi bagi generasi mendatang.”
Makna kalimat tersebut diperjelas melalui penggunaan unsur kalimat berupa ....
  • penggunaan majas hiperbola untuk memberikan efek dramatis
  • pengulangan frasa inti untuk penekanan maksud pertanyaan
  • penempatan subjek utama di awal kalimat untuk fokus aksi
  • penggunaan pola hubungan sebab-akibat untuk penjelasan utama
  • penggunaan konjungsi korelatif untuk menghubungkan dua manfaat
15. (Pilihan Ganda Kompleks – Kategori) Manakah pernyataan berikut yang menunjukkan pandangan logis berdasarkan isi teks?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
  • Penggunaan pakaian ringan seperti batik dapat mengurangi kebutuhan energi untuk pendingin ruangan. — (Benar/Salah)
  • Penggunaan jas dalam acara resmi di Indonesia perlu dipertahankan karena sudah menjadi standar formal. — (Benar/Salah)
  • Penggunaan batik sebagai pakaian resmi hanya berdampak pada pelestarian budaya, bukan pada isu lingkungan. — (Benar/Salah)


Inflasi Daerah-Daerah Indonesia

Kajian mengenai fenomena persistensi menjadi sangat penting untuk dilakukan dalam rangka mendukung perumusan kebijakan moneter yang efektif. Hal ini agar efektivitas kebijakan moneter dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inflasi yang tinggi akan memberikan dampak negatif terhadap perekonomian. Daya beli masyarakat menurun dan pelaku dunia usaha akan diliputi ketidakpastian yang tinggi. Implikasi dari persistensi inflasi tersebut juga akan dirasakan di tingkat daerah sehingga perlu mendapat perhatian pemerintah daerah setempat untuk dapat berperan aktif dalam mengendalikan inflasi. Kajian tersebut pada akhirnya diperlukan untuk merumuskan strategi pengendalian inflasi. Sumber tekanan inflasi yang menyebabkan persistensi inflasi perlu dianalisis secara lebih tajam sehingga dapat dibedakan sumber tekanan inflasi yang bersifat fundamental dan yang hanya bersifat sementara atau temporer.

Kebijakan moneter tidak dapat digunakan sepenuhnya untuk merespon tekanan inflasi dari kejutan di sisi pasokan. Diperlukan kebijakan sektoral dan regional untuk mengurangi tekanan inflasi dari faktor-faktor nonfundamental. Beberapa studi persistensi inflasi yang telah dilakukan sebelumnya di Indonesia lebih difokuskan pada skala nasional. Inflasi nasional merupakan rata-rata tertimbang dari inflasi daerah di Indonesia, maka dirasa perlu untuk mempelajari perilaku inflasi di tingkat daerah, termasuk mengukur dan mencari penyebabnya, serta mengetahui implikasinya terhadap pengendalian inflasi daerah dengan fokus kota Jakarta.

Pemilihan wilayah Jakarta didasarkan pada dominasinya terhadap bobot inflasi nasional dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia. Meskipun terdapat kecenderungan yang menurun, bobot inflasi kota Jakarta masih merupakan yang terbesar di antara 66 kota yang diukur melalui Survei Biaya Hidup (SBH). Data tahun 2007 menunjukkan bahwa bobot Jakarta mencapai 22,49% dari bobot nasional (Grafik 1), menurun dari 27,66% berdasarkan SBH tahun 2002. Alasan lainnya adalah pergerakan volume distribusi barang kebutuhan pokok yang sangat tinggi di Jakarta. Selanjutnya, perilaku inflasi di Jakarta tersebut akan dibandingkan secara nasional dengan panel 10 daerah yang memiliki kontribusi inflasi tertinggi di Indonesia. Untuk menjawab tujuan penelitian, cakupan rentang waktu studi meliputi periode Januari 2000 s.d. Mei 2008 (Jakarta) dan Januari 2000 s.d. Desember 2009 (nasional). Hal ini terkait dengan ketersediaan data dari BPS hingga di level komoditinya yang dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel Bobot Inflasi Kota Menurut SBH 200
WilayahBobot Inflasi (%)
Jakarta22,49
Surabaya6,47
Semarang3,48
Makassar2,56
Palembang2,96
Padang1,69
Banjarmasin1,54
Denpasar1,53
Gabungan 56 Kota Lainnya47,23

16. Frasa “tekanan inflasi dari kejutan di sisi pasokan” merupakan frasa yang kompleks. Manakah analisis konstruksi frasa yang paling tepat untuk frasa tersebut?
  • Frasa "tekanan inflasi" merupakan frasa nomina, sedangkan frasa "dari kejutan" dan "di sisi pasokan" merupakan frasa pronomina.
  • Frasa "tekanan inflasi" merupakan frasa nomina, sedangkan frasa "dari kejutan" dan "di sisi pasokan" merupakan frasa preposisional.
  • Frasa "tekanan inflasi" merupakan frasa pronomina, sedangkan frasa "dari kejutan" dan "di sisi pasokan" merupakan frasa preposisional.
  • Frasa "tekanan inflasi" merupakan frasa preposisional, sedangkan frasa "dari kejutan" dan "di sisi pasokan" merupakan frasa preposisional.
  • Frasa "tekanan inflasi" merupakan frasa verba, sedangkan frasa "dari kejutan" dan "di sisi pasokan" merupakan frasa preposisional.
17. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan isi tabel secara logis dan informatif?
  • Tabel menunjukkan bahwa seluruh kota besar di Indonesia memiliki bobot inflasi yang merata, dengan rata-rata sekitar 3%.
  • Bobot inflasi kota Jakarta paling tinggi dibandingkan kota lainnya, yaitu mencapai 22,49%, lebih dari tiga kali lipat bobot inflasi Surabaya.
  • Tabel menunjukkan bahwa gabungan kota selain Jakarta menyumbang bobot inflasi yang lebih rendah daripada Jakarta sendiri.
  • Data menunjukkan bahwa inflasi di Pulau Jawa secara keseluruhan menyumbang hampir 90% dari bobot inflasi nasional.
  • (opsi duplikat dari pilihan sebelumnya pada dokumen asli)
18. (Pilihan Ganda Kompleks – MCMA) Manakah pernyataan berikut yang berkaitan dengan argumentasi dan data pada teks tersebut?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
  • Kajian mengenai persistensi inflasi penting dilakukan agar kebijakan moneter mampu mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
  • Jakarta dipilih sebagai fokus studi karena pergerakan distribusi barang kebutuhan pokok di kota ini tergolong rendah dan stabil.
  • Bobot inflasi Jakarta mencapai 22,49% berdasarkan SBH 2007, menjadikannya kota dengan pengaruh tertinggi terhadap inflasi nasional.
  • Kebijakan moneter tidak cukup untuk mengatasi tekanan inflasi yang berasal dari sisi pasokan sehingga diperlukan strategi sektoral dan regional.
  • Seluruh studi mengenai persistensi inflasi di Indonesia selama ini sudah menyertakan data dari daerah, termasuk kota Jakarta dan kota-kota besar lainnya.


Wacana 1: Metamorfosis (karya Franz Kafka)

Begitu tiba di Brescia menjelang malam hari kami bermaksud mencapai jalan yang kami tuju dengan cepat, yang dalam pandangan kami cukup jauh letaknya. Sopir taksi meminta ongkos 3 lira, yang kami tawar 2 lira saja. Ia menolak ongkos 2 lira dan hanya berdasarkan keakraban ia gambarkan pada kami terpencilnya tempat itu. Mobil yang kami tumpangi membelok tiga kali melalui jalan pendek dan sampailah kami di tempat itu.

Otto yang paling bersemangat di antara kami mengatakan bahwa ia sama sekali tidak bermaksud membayar 3 lira untuk perjalanan yang pendek tersebut. Satu lira kiranya lebih dari cukup sebagai upah sang pengemudi. Kata Otto: “Daftar ongkos atau polisi.” “Daftar ongkos?” tanya sopir, tak ada daftar ongkos—Bagaimana ada daftar ongkos untuk jarak sependek ini—Ini adalah persetujuan mengenai perjalanan malam, tapi jika kita beri 2 lira ia akan rela. Otto berteriak dengan suara keras, “Daftar tarif atau polisi kami panggil ke sini.” Beberapa teriakan tajam kemudian daftar ongkos itu diperlihatkan, sudah kotor sehingga tak terbaca.

Akhirnya kami setuju memberinya 1,5 lira sebagai ongkos dan taksi kembali berjalan melalui jalan sempit, di mana ia terlihat geram dan juga sangat sedih. Tingkah laku seperti yang kami lakukan ini sayang sekali tidak bisa dikatakan tepat, dan siapa pun tidak bisa seenaknya bertindak seperti itu di Italia. Mungkin tidak apa-apa bila terjadi di tempat lain, namun tidak di Italia. Siapa bisa berpikir dengan jernih di tengah panasnya hawa seperti ini.

Wacana 2: Bumi Manusia (karya Pramoedya Ananta Toer)

Aku dan Mama lari memapahnya menggantikan perempuan itu. Tetapi laki-laki Indo dan perempuan Eropa itu menolak kami.

Di bawah tangga telah berkerumun Maresose. Dan kami dihalau tak boleh mendekat. Maka kami hanya dapat melihat makhluk tersayang itu dituntun seperti sapi, dan berjalan lambat-lambat, anak tangga demi anak tangga. Mungkin begini juga perasaan Ibu Mama diperlakukan oleh Mama dulu karena tak mampu membelanya dari kekuasaan Tuan Mellema. Tapi bagaimana perasaan Annelies? Benarkah dia sudah melepaskan segalanya, juga perasaannya sendiri?

Sebegini lemah pribumi di hadapan Eropa? Eropa! Kau, guruku, begini macam perbuatanmu? Sampai-sampai istriku yang tak tahu banyak tentangmu kini kehilangan kepercayaan pada dunianya yang kecil- dunia tanpa keamanan dan jaminan bagi dirinya seorang. Hanya seorang.

Aku panggil-panggil dia. Annelies tidak menjawab. Menoleh pun tidak.

“Aku akan segera menyusul, Ann,” pekikku. Tanpa jawab tanpa toleh.

“Juga aku, Ann, besarkan hatimu!” seru Mama, suaranya parau, hampir-hampir tak keluar dari kerongkongan.

Juga tanpa jawab dan toleh.

Sebuah kereta Gubermen telah menunggu dalam apitan Maresose berkuda. Mama dan aku tak diperkenankan melewati pintu itu.

Sayup-sayup terdengar roda kereta mengelilingi kerikil, makin lama makin jauh, akhirnya tak terdengar lagi. Annelies dalam pelayaran ke negeri di mana Sri Ratu Wilhelmina bertahta. Kami menundukkan kepala di belakang pintu.

“Kita kalah, Ma,” bisikku.

“Kita telah melawan, Nak, Nyo, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.”

19. Persamaan nilai sosial yang terkandung dalam kedua kutipan wacana tersebut adalah ....
  • pentingnya kekuatan hukum dalam menyelesaikan konflik pribadi maupun keluarga
  • perlunya ketegasan dalam mempertahankan harga diri sebagai bangsa yang merdeka
  • perilaku tidak adil terhadap pihak yang lemah dan refleksi moral terkait kemanusiaan
  • perbedaan budaya yang menyebabkan kesalahpahaman antarnegara dan antarmanusia
  • kepasrahan sebagai bentuk penerimaan terhadap takdir yang tidak dapat dihindari


Wacana 1: Orang-Orang Proyek (diadaptasi dari novel karya Ahmad Tohari)

Sugeng adalah seorang mandor proyek pembangunan jembatan di desa terpencil. Ia bekerja dengan dedikasi tinggi, karena tahu jembatan itu penting untuk akses ekonomi warga. Namun, di balik kemajuan proyek, ia menyaksikan penyimpangan: bahan bangunan dikurangi, upah buruh dipotong diam-diam, dan laporan keuangan dimanipulasi agar tampak bersih.

Suatu malam, Sugeng berbincang dengan Darno, kepala tukang.

“Gimana, Sugeng? Kita diam aja?” tanya Darno ragu.

“Kalau ngomong, kita bisa dipecat. Tapi kalau diam, kita ikut mencuri dari rakyat,” jawab Sugeng pelan.

Sugeng sadar ia hidup dalam dilema. Ia butuh pekerjaan itu untuk keluarganya, tetapi juga tidak rela melihat keadilan diinjak-injak. Tekanan moral dan sosial bertarung dalam batinnya. Pada akhirnya, ia memutuskan menolak tanda tangan laporan palsu, meski tahu risikonya.

Wacana 2: A Long Walk to Water (diadaptasi dari novel karya Linda Sue Park)

Salva, anak laki-laki Sudan Selatan, terpisah dari keluarganya saat perang sipil meletus. Ia berjalan berhari-hari tanpa arah, melewati padang tandus, kelaparan, dan ancaman serangan. Selama bertahun-tahun, ia tinggal di kamp pengungsi, belajar bertahan dengan harapan kecil.

Saat dewasa dan tinggal di Amerika, Salva memutuskan kembali ke Sudan. Ia tak ingin hanya dikenal sebagai penyintas, tetapi sebagai orang yang memberi harapan. Bersama organisasi kemanusiaan, ia membangun sumur air bersih untuk desa-desa yang dulu mengalami kekeringan parah.

Seorang anak bertanya, “Kenapa kamu kembali?”

“Karena saya tahu rasanya haus. Dan saya tidak mau ada anak lain merasakannya,” jawab Salva.

Kembali ke tanah kelahirannya bukan tanpa rasa sakit. Tapi Salva percaya: dari luka bisa tumbuh kekuatan. Baginya, membantu orang lain adalah wujud paling nyata dari rasa syukur dan keteguhan.

20. Persamaan nilai sosial yang terkandung dalam kedua kutipan wacana tersebut adalah ....
  • keberanian tokoh dalam melanggar norma demi kepentingan pribadi
  • keputusan tokoh untuk mengorbankan kepentingan orang lain demi cita-cita yang besar
  • kebesaran hati tokoh untuk menghadapi situasi yang sulit demi kepentingan bersama
  • ketaatan tokoh terhadap sistem agar tetap aman secara sosial dan ekonomi
  • sikap tokoh yang memendam masalah pribadi tanpa mencari solusi


Wacana 1: Ulasan Pantai Karang Jahe (Tripadvisor, dengan perubahan)

Latifah F ★★★★ — Pantai yang Pas untuk Keluarga (Maret 2025 • Pasangan)
Pantai Karang Jahe cocok untuk liburan bersama keluarga atau pasangan. Aksesnya mudah dengan petunjuk arah yang jelas. Tiket masuknya terjangkau dan suasananya tidak kalah dengan pantai lain. Pantai ini layak untuk dikunjungi kembali.

Andi Permana ★★★★★ — Teduh dan Nyaman untuk Semua Usia (Februari 2025 • Keluarga)
Pantai ini teduh dengan banyak pohon cemara yang tertata rapi. Cocok untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Kebersihan dan keamanan terjaga. Banyak wahana yang bisa dinikmati sehingga menjadikannya tempat liburan keluarga yang menyenangkan.

Indah Wulandari ★★★★ — Pantai Lengkap dan Terjangkau di Pesisir Utara Jawa (Januari 2025 • Keluarga)
Tiket masuk hanya Rp10.000/orang. Tersedia berbagai wahana seperti perahu karet, ATV, banana boat hingga kereta kuda. Area pantainya teduh dengan hutan cemara, sangat cocok untuk anak-anak dan keluarga.

Agung Tjahjadi ★★★ — Pantai Baru dengan Wahana Seru (Desember 2024 • Teman)
Pantai Karang Jahe yang tidak jauh dari Lasem menyuguhkan pilihan rekreasi seperti perahu karet dan ATV. Sangat seru untuk liburan bersama teman-teman meskipun saat itu fasilitas belum selengkap sekarang.

Wacana 2: Pantai Karang Jahe: Wisata Pasir Putih yang Ramah Keluarga (dengan perubahan)

Pantai Karang Jahe di Rembang, Jawa Tengah, semakin diminati wisatawan sejak 2024. Dengan hamparan pasir putih lembut, ombak tenang, serta deretan pohon cemara yang meneduhkan, pantai ini menjadi destinasi favorit keluarga dan pasangan.

Beragam aktivitas menarik tersedia, mulai dari bermain pasir, berenang, hingga naik wahana seperti banana boat dan kereta kuda. Fasilitas yang lengkap dan akses jalan yang mudah menambah kenyamanan berlibur.

Tabel Informasi Fasilitas dan Tarif di Pantai Karang Jahe
Fasilitas / WahanaKeteranganTarif
Tiket MasukTermasuk biaya parkirRp10.000,00/orang
Sewa Banana BoatWahana air untuk 5 orangRp200.000,00/5 orang
Sewa Perahu KayuKeliling sekitar pantaiRp20.000,00/orang
ATV / Motor TrailDisewakan untuk area pantaiRp25.000,00/30 menit
GazeboTempat istirahat keluargaRp30.000,00/gazebo

Pantai Karang Jahe adalah pilihan tepat untuk liburan hemat dan menyenangkan. Pemandangan indah, berbagai wahana seru, serta fasilitas lengkap membuatnya cocok untuk keluarga ataupun pasangan. Dengan akses mudah dan harga bersahabat, pantai ini pantas menjadi salah satu destinasi unggulan di pesisir utara Jawa Tengah.

Sumber: https://visitjawatengah.jatengprov....-pasir-putih-yang-wajib-kamu-kunjungi-di-2024 (dengan perubahan)

21. (Pilihan Ganda Kompleks – MCMA) Manakah paragraf singkat yang menjelaskan informasi berdasarkan tabel pada wacana 2?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
  • Pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk pantai sebesar Rp10.000,00 per orang, yang sudah termasuk biaya parkir. Bagi pengunjung yang ingin mencoba wahana air seru, tersedia banana boat dengan tarif Rp200.000,00 untuk empat orang. Kemudian, ada sewa perahu kayu untuk keliling pantai seharga Rp20.000,00 per orang.
  • Untuk masuk ke kawasan pantai, pengunjung cukup membayar Rp10.000,00 per orang dan belum termasuk biaya parkir. Bagi pecinta wahana air, tersedia banana boat yang dapat dinikmati lima orang dengan tarif Rp200.000,00. Selain itu, ada perahu kayu yang bisa disewa seharga Rp20.000,00 per orang untuk berkeliling di sekitar pantai.
  • Tiket masuk ke kawasan pantai ini hanya Rp10.000,00 per orang, sudah termasuk biaya parkir. Ada banana boat yang dapat dinaiki lima orang dengan tarif Rp200.000,00 bagi pengunjung yang suka bermain air. Lalu, ada juga penyewaan perahu kayu untuk keliling pantai seharga Rp20.000,00 per orang.
  • Pengunjung cukup membayar tiket masuk pantai sebesar Rp10.000,00 per orang yang termasuk biaya parkir kendaraan. Bagi pecinta aktivitas air, tersedia wahana banana boat untuk lima orang seharga Rp200.000,00. Di sana, tersedia juga jasa sewa perahu kayu untuk keliling pantai seharga Rp25.000,00 per orang.
  • Dengan membayar Rp10.000,00 per orang dan sudah termasuk biaya parkir, pengunjung sudah bisa masuk ke area pantai. Di sana, juga tersedia wahana banana boat seharga Rp200.000,00 untuk lima orang. Ada juga penyewaan perahu kayu untuk keliling pantai dengan tarif Rp20.000,00 per orang.



22. (Pilihan Ganda Kompleks – Kategori) Dalam kutipan novel Bumi Manusia, tokoh Mama menyampaikan “Kita telah melawan, Nak, Nyo, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.”
Mengapa tindakan tersebut relevan dengan norma sosial masyarakat saat ini?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
  • Menjunjung nilai perjuangan yang bermartabat. — (Benar/Salah)
  • Menunjukkan sikap kritis terhadap ketidakadilan sosial. — (Benar/Salah)
  • Mengedepankan kehormatan orang lain daripada sendiri. — (Benar/Salah)
23. (Pilihan Ganda Kompleks – Kategori) Dalam kutipan novel Orang-Orang Proyek, Sugeng memilih untuk tidak menandatangani laporan palsu, meskipun hal itu membuat posisinya di proyek terancam.
Mengapa tindakan tersebut relevan dengan norma sosial masyarakat saat ini?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
  • Masyarakat cenderung mengutamakan keamanan posisi masing-masing daripada idealisme. — (Benar/Salah)
  • Masyarakat saat ini sangat mendambakan nilai kejujuran dan transparansi ketika bekerja. — (Benar/Salah)
  • Masyarakat modern berani untuk menolak sistem yang merugikan masyarakat. — (Benar/Salah)


24. Apa simpulan yang didapatkan dari tabel pada wacana 2 (Pantai Karang Jahe)?
  • Pantai Karang Jahe memiliki berbagai fasilitas dan wahana dengan jumlah yang banyak.
  • Fasilitas dan wahana yang disediakan pengelola Pantai Karang Jahe berbayar semua.
  • Pengunjung Pantai Karang Jahe wajib memesan wahana yang disediakan oleh pengelola.
  • Pantai Karang Jahe memiliki pendapatan yang cukup memadai dari hasil penyewaan.
  • Wahana Pantai Karang Jahe dapat disewa oleh pengunjung pantai dengan sistem paket.
25. (Pilihan Ganda Kompleks – Kategori) Manakah pernyataan yang secara logis sesuai dengan isi ulasan para pengunjung pada wacana pertama (Pantai Karang Jahe)?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
  • Para pengunjung Pantai Karang Jahe wajib akan mencoba semua wahana yang ada di sana. — (Benar/Salah)
  • Pantai Karang Jahe menjadi tujuan favorit pengunjung untuk berekreasi bersama keluarga. — (Benar/Salah)
  • Pantai Karang Jahe akan banyak dikunjungi karena harga tiket masuknya yang terjangkau. — (Benar/Salah)


26. Respons emosional tokoh Aku pada wacana 2 (Bumi Manusia) terhadap peristiwa yang dialami adalah ....
  • kecewa dan menyerah sepenuhnya tanpa merasa telah berbuat apa-apa
  • marah karena merasa dikhianati oleh orang yang sangat mereka percayai
  • sedih karena merasa telah gagal atas usaha yang sudah dilakukan
  • putus asa dan merasa perjuangan untuk Annelies sudah sia-sia sejak awal
  • terhormat dengan tidak menunjukkan emosi atas kekalahan yang dialami
27. Respons emosional tokoh Salva terhadap peristiwa kehilangan dan penderitaan masa kecilnya adalah ....
  • tenggelam dalam trauma masa kecilnya dan menolak kembali ke masa lalu
  • kecewa dan membalas dengan menyalahkan sistem dan masyarakat sekitar
  • membangun kekuatan dari pengalaman pahit dan memilih untuk memberi
  • mencari validasi dari orang luar atas penderitaan yang dialaminya pada masa kecil
  • menggunakan penderitaannya sebagai alasan untuk tidak bertanggung jawab


28. Manakah pernyataan berikut yang menunjukkan kesesuaian informasi pada kedua wacana Pantai Karang Jahe tersebut?
  • Kedua wacana membahas kemudahan akses jalan ke Pantai Karang Jahe sehingga direkomendasikan bagi keluarga yang mempunyai kendaraan pribadi.
  • Kedua wacana menjelaskan keadaan Pantai Karang Jahe yang asri dengan fasilitas memadai sehingga menjadikannya pilihan untuk bersantai dengan sanak famili.
  • Wacana 1 dan 2 menyebutkan rincian biaya akomodasi yang ada di Pantai Karang Jahe yang memudahkan bagi pembaca yang ingin mengunjungi pantai tersebut.
  • Wacana 1 dan 2 menyebutkan secara langsung bahwa Pantai Karang Jahe dapat dinikmati oleh sahabat ataupun keluarga besar dengan banyak anggota keluarga.
  • Baik wacana 1 maupun 2 menjelaskan hamparan pasir putih yang terbentang di Pantai Karang Jahe menjadi ciri khas tersendiri dari pantai-pantai lain di Pulau Jawa.
29. Apa yang dirasakan tokoh ketika berada dalam suasana seperti yang dideskripsikan dalam wacana 1 (Metamorfosis) paragraf terakhir?
  • Menyesal karena hanya berhasil menawar ongkos taksi hingga 1,5 lira saja.
  • Marah karena merasa telah ditipu oleh sopir taksi asing dengan harga 3 lira.
  • Merasa menyesal atas tindakan yang telah mereka lakukan kepada sopir taksi.
  • Tidak peduli dengan perasaan sopir karena merasa lokasi tidak sesuai kesepakatan.
  • Yakin bahwa tindakan mereka sudah sesuai dengan budaya warga setempat.
30. Apa yang dirasakan Sugeng ketika menghadapi suasana proyek yang penuh penyimpangan?
  • Marah dan langsung menunjukkan sikap penolakan tegas.
  • Takut dan memutuskan meninggalkan proyek secara diam-diam.
  • Biasa saja karena kondisi seperti itu dianggap wajar dalam dunia kerja.
  • Merasa bersalah dan akhirnya memilih diam demi keluarga.
  • Gelisah dan memutuskan bertindak sesuai hati nuraninya.
Kunci Jawaban (analisis)
 
Terima kasih sudah berbagi, ini lengkap banget — 30 soal dengan variasi ketiga bentuk soal TKA (sederhana, MCMA, kategori) jadi referensi bagus. Saya link-kan ke thread Bank Soal & Kisi-Kisi TKA 2026 sebagai bagian dari koleksi per mapel ya, biar makin mudah ditemukan rekan-rekan lain. 🙏

Kalau ada rekan guru mapel lain yang punya bank soal serupa (Matematika Wajib, Bahasa Inggris Wajib, Fisika, dst), boleh dibuatkan thread sendiri dengan format "Soal TKA [Mapel] SMA/MA/SMK Tahun 2026" — nanti saya kumpulkan link-nya di hub.
 
Similar content Most view View more

Anggota online

Tak ada anggota yang online sekarang.
Back
Top Bottom