Berikan dua contoh aplikasi biologi molekuler dalam bidang kesehatan

Biologi molekuler telah merevolusi dunia kesehatan modern, baik dalam mendeteksi penyakit secara cepat maupun dalam menciptakan pengobatan yang sangat spesifik.

Berikut adalah dua contoh aplikasi utamanya dalam bidang kesehatan:

1. Diagnosis Penyakit dengan Metode PCR (​

PCR adalah teknik biologi molekuler yang digunakan untuk menggandakan (amplifikasi) fragmen DNA atau RNA tertentu secara eksponensial. Dalam bidang kesehatan, teknologi ini menjadi standar emas (gold standard) untuk mendeteksi agen penyebab penyakit (virus atau bakteri) bahkan ketika jumlahnya di dalam tubuh masih sangat sedikit.
  • Cara Kerja: PCR mendeteksi materi genetik spesifik dari patogen. Misalnya, pada tes swab COVID-19, RNA virus diubah menjadi DNA, lalu digandakan jutaan kali menggunakan mesin thermal cycler agar bisa terdeteksi oleh sensor fluoresens.
  • Aplikasi Klinis: Deteksi virus seperti HIV, Hepatitis, dan SARS-CoV-2.
    • Identifikasi mutasi genetik pada sel kanker.
    • Deteksi dini penyakit menular seksual (PMS).

2. Produksi Insulin Manusia Rekombinan (Teknologi DNA Rekombinan)​

Sebelum adanya biologi molekuler, pasien diabetes melitus bergantung pada insulin yang diekstraksi dari pankreas hewan (seperti sapi atau babi). Insulin hewan ini sering memicu reaksi alergi dan jumlahnya terbatas. Melalui teknologi DNA rekombinan, para ilmuwan dapat memproduksi insulin yang identik dengan struktur insulin manusia menggunakan bantuan mikroorganisme.
  • Cara Kerja: Gen yang menyandikan insulin manusia diisolasi dan disisipkan ke dalam plasmid (DNA lingkaran kecil) milik bakteri Escherichia coli atau ragi. Bakteri tersebut kemudian bertindak sebagai "pabrik" yang memproduksi protein insulin manusia dalam jumlah besar melalui proses fermentasi. Insulin ini kemudian dimurnikan untuk digunakan oleh pasien.
  • Aplikasi Klinis: Menyediakan pasokan insulin yang aman, murni, dan massal bagi penderita Diabetes Tipe 1.
    • Teknik serupa juga digunakan untuk memproduksi hormon pertumbuhan (human growth hormone) dan faktor pembekuan darah untuk penderita hemofilia.
 
Similar content Most view View more
Back
Top Bottom