Buta sesaat yang Anda sebutkan berkaitan dengan proses adaptasi mata terhadap perubahan intensitas cahaya, dan ini sangat berkaitan dengan aktivitas fotoreseptor di dalam mata. Manusia memiliki dua jenis fotoreseptor utama di retina, yaitu batang dan kerucut, yang masing-masing bertanggung jawab untuk penglihatan di kondisi cahaya rendah (skotopik) dan cahaya terang (fotopik).
Ketika seseorang berpindah dari kondisi sangat terang ke kondisi redup, fotoreseptor batang yang lebih sensitif terhadap cahaya rendah memerlukan waktu untuk "mengisi ulang" dan menyesuaikan diri agar bisa berfungsi dengan baik di dalam kondisi cahaya baru. Proses ini bisa menyebabkan buta sesaat atau kesulitan melihat dengan jelas untuk beberapa detik hingga beberapa menit, tergantung pada seberapa signifikan perubahan intensitas cahaya yang dialami dan seberapa cepat mata dapat beradaptasi.
Proses adaptasi ini sangat penting untuk berbagai aktivitas manusia, terutama bagi mereka yang sering berpindah antara lingkungan dengan tingkat pencahayaan yang sangat berbeda, seperti dari luar ruangan yang terang benderang ke dalam ruangan yang lebih redup, atau sebaliknya. Adaptasi mata ini memungkinkan manusia untuk terus melihat dengan jelas dan melakukan aktivitas tanpa terhambat oleh perubahan kondisi pencahayaan.