Jenis pembangkit listrik manakah yang lebih sesuai dengan prinsip kimia hijau?

Jawaban diverifikasi ahli
Pembangkit listrik tenaga uap adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan uap hasil pemanasan air dengan bahan bakar batu bara. Batu bara termasuk bahan bakar fosil. Pembakaran batu bara menghasilkan debu dan gas yang dapat mencemari lingkungan, seperti gas NO2, CO, CO2, dan SO2. Hal ini bertentangan dengan prinsip kimia hijau karena pembakaran batu bara menimbulkan polusi dan tidak menggunakan bahan baku terbarukan. Sementara itu, pembangkit listrik tenaga surya mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik menggunakan teknologi fotovoltaik. Penggunaan pembangkit listrik tenaga surya lebih sesuai dengan prinsip kimia hijau karena tidak menimbulkan polusi dan menggunakan bahan baku terbarukan, yaitu sinar matahari.
Pembangkit listrik tenaga uap adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan uap hasil pemanasan air dengan bahan bakar batu bara. Batu bara termasuk bahan bakar fosil. Pembakaran batu bara menghasilkan debu dan gas yang dapat mencemari lingkungan, seperti gas NO2, CO, CO2, dan SO2. Hal ini bertentangan dengan prinsip kimia hijau karena pembakaran batu bara menimbulkan polusi dan tidak menggunakan bahan baku terbarukan. Sementara itu, pembangkit listrik tenaga surya mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik menggunakan teknologi fotovoltaik. Penggunaan pembangkit listrik tenaga surya lebih sesuai dengan prinsip kimia hijau karena tidak menimbulkan polusi dan menggunakan bahan baku terbarukan, yaitu sinar matahari.
 
Jawaban diverifikasi ahli
Back
Top Bottom