Wallace menetapkan wilayah persebaran fauna di Indonesia dengan membuat garis pemisah abstrak mulai dari Selat Lombok ke utara hingga Selat Sulawesi. Garis tersebut memisahkan jenis fauna Indonesia bagian barat (daerah Oriental, mencakup pulau Jawa, kalimantan, dan Sumatera) dan bagian timur (daerah Australian, mencakup Sulawesi, Maluku, dan Papua).
Belakangan, Weber melakukan penelitian tentang pembagian wilayah tersebut. Menurut Weber, hewan-hewan di Sulawesi tidak dapat sepenuhnya dikelompokkan sebagai kelompok Australian karena ada beberapa hewan yang memiliki sifat seperti daerah Oriental. Berdasarkan pengamatannya tersebut, Weber membuat garis pemisah abstrak yang terdapat di sebelah timur Sulawesi memanjang ke arah utara hingga ke Pulau Aru. Adanya garis tersebut memisahkan fauna yang awalnya merupakan bagian timur menjadi dua wilayah, yaitu bagian timur dan tengah. Dengan demikian, wilayah persebaran fauna dibagi menjadi Oriental (bagian barat), peralihan (bagian tengah), dan Australian (bagian timur).