Ada berapa macam teknik kultur jaringan?

  • Thread starter Thread starter Nandhita
  • Start date Start date
  • Views Views: 542
  • Balasan Balasan: 1
Jawaban diverifikasi ahli
Ada 7 macam teknik pada kultur jaringan yaitu :
  1. Kultur meristem. Kultur yang menggunakan ujung tunas dari tunas apikal atau lateral.
  2. Kultur kalus, adalah kultur yang diambil dari bagian eksplan yang sudah membentuk kalus. Dalam teknik kultur jaringan produksi kalus biasanya dihindari karena dapat menimbulkan variasi.
  3. Kultur Suspensi Sel. Ini merupakan hasil dari kultur kalus, dimana kalus biasanya didefinisikan untuk kumpulan sel – sel yg belum berdiferensiasi, jika ini dipisahkan dalam kultur cair maka disebut kultur suspensi.
  4. Kultur protoplas. Ini merupakan langkah lanjutan dari kultur suspensi sel dimana dinding sel dari sel – sel yang disuspensikan.
  5. Kultur anther dan pollen. Produksi kalus dan embrio somatik dari...
Ada 7 macam teknik pada kultur jaringan yaitu :
  1. Kultur meristem. Kultur yang menggunakan ujung tunas dari tunas apikal atau lateral.
  2. Kultur kalus, adalah kultur yang diambil dari bagian eksplan yang sudah membentuk kalus. Dalam teknik kultur jaringan produksi kalus biasanya dihindari karena dapat menimbulkan variasi.
  3. Kultur Suspensi Sel. Ini merupakan hasil dari kultur kalus, dimana kalus biasanya didefinisikan untuk kumpulan sel – sel yg belum berdiferensiasi, jika ini dipisahkan dalam kultur cair maka disebut kultur suspensi.
  4. Kultur protoplas. Ini merupakan langkah lanjutan dari kultur suspensi sel dimana dinding sel dari sel – sel yang disuspensikan.
  5. Kultur anther dan pollen. Produksi kalus dan embrio somatik dari kultur anther dan pollen telah berhasil dilakukan pada berbagai spesies. Anter diambil dari bunga yang masih kuncup, yang menarik disini adalah produksi embrio haploid, yaitu embrio yang hanya memiliki 1 set dari pasangan kromosom normal.
  6. Kultur endosperm. Yang diharapkan dari tanaman ini adalah menghasilkan tanaman triploid. Pada kultur ini, yang pertama kali dilakukan adalah menginduksi endosperm agar terbentuk kalus, selanjutnya diusahakan agar terjadi diferensiasi, yaitu memacu terjadinya tunas dan akar.
  7. Kultur embrio. Kultur dari embrio yang belum cukup tua yang diambil dari biji memiliki 2 macam aplikasi. Pertama, inkompatibilitas pada beberapa spesies atau kultivar yang timbul setelah pembentukan embrio akan menyebabkan aborsi embrio.
 
Jawaban diverifikasi ahli
Similar content Most view View more

Anggota online

Trending content

Back
Top