Gejala hipersekresi glukokortikoid dan mineralkortikoid ditandai dengan?

Jawaban diverifikasi ahli
Hipersekresi glukokortikoid dan mineralkortikoid adalah kondisi di mana kelenjar adrenal memproduksi hormon kortikosteroid (khususnya glukokortikoid seperti kortisol dan/atau mineralkortikoid seperti aldosteron) dalam jumlah yang berlebihan.

Hipersekresi Glukokortikoid (Cushing's syndrome atau Sindrom Cushing):

Gejala yang dapat muncul akibat hipersekresi glukokortikoid meliputi:
  • Obesitas sentral (penimbunan lemak di bagian tengah tubuh, terutama di perut) sementara tungkai (tangan dan kaki) tetap ramping.
  • Wajah bulat (moon face).
  • Peningkatan tekanan darah (hipertensi).
  • Penipisan kulit yang mengakibatkan mudah memar.
  • Pertumbuhan rambut yang tidak normal atau berlebihan.
  • Lemahnya otot.
  • Penundaan...
Hipersekresi glukokortikoid dan mineralkortikoid adalah kondisi di mana kelenjar adrenal memproduksi hormon kortikosteroid (khususnya glukokortikoid seperti kortisol dan/atau mineralkortikoid seperti aldosteron) dalam jumlah yang berlebihan.

Hipersekresi Glukokortikoid (Cushing's syndrome atau Sindrom Cushing):

Gejala yang dapat muncul akibat hipersekresi glukokortikoid meliputi:
  • Obesitas sentral (penimbunan lemak di bagian tengah tubuh, terutama di perut) sementara tungkai (tangan dan kaki) tetap ramping.
  • Wajah bulat (moon face).
  • Peningkatan tekanan darah (hipertensi).
  • Penipisan kulit yang mengakibatkan mudah memar.
  • Pertumbuhan rambut yang tidak normal atau berlebihan.
  • Lemahnya otot.
  • Penundaan penyembuhan luka.
  • Ketidakteraturan menstruasi pada wanita.
  • Gula darah tinggi atau diabetes.
  • Osteoporosis atau kerapuhan tulang.
  • Gangguan mood seperti depresi atau kecemasan.
  • Kelelahan.
  • Kecenderungan untuk mengembangkan infeksi; memiliki resiko lebih tinggi untuk terinfeksi.

Hipersekresi Mineralkortikoid (Hyperaldosteronism atau Hiperaldosteronisme):

Gejala yang dapat muncul akibat hipersekresi mineralkortikoid meliputi:
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi).
  • Kelemahan otot.
  • Kram otot.
  • Poliuria (sering buang air kecil).
  • Polidipsia (sering haus).
  • Jantung berdebar.
  • Sakit kepala.
  • Penglihatan kabur.
  • Kadar kalium darah yang rendah (hipokalemia), yang bisa menyebabkan aritmia jantung.
 
Jawaban diverifikasi ahli
Similar content Most view View more

Anggota online

Tak ada anggota yang online sekarang.

Trending content

Back
Top