Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dimulai sejak biji berkecambah. Bagaimana pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan? Perhatikan gambar pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman jagung berikut.
View attachment 333
Amatilah perubahan yang terjadi pada tanaman jagung. Berdasarkan gambar tersebut, diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut bersama teman sebangkumu.
- Mengapa turnbuhan dapat mengalami pertumbuhan dan perkembangan?
- Bagaimana pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada tanamanjagung?
- Pada tanaman jagung, pertumbuhan dan perkembangan diawali dengan perkecambahan. Bagaimana perkecambahan tersebut dapat terjadi? Jenis perkecambahan apa yang terjadi pada tanaman jagung? Jelaskan!
Carilah informasi tambahan dari berbagai sumber untuk membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Tulislah hasil diskusimu di sini.
J A W A B A N
1. Mengapa tumbuhan dapat mengalami pertumbuhan dan perkembangan?
Tumbuhan bisa mengalami pertumbuhan dan perkembangan karena memiliki sel-sel khusus yang bisa membelah diri, terutama di bagian ujung akar dan ujung batang. Sel-sel ini disebut jaringan meristem. Selain itu, tumbuhan juga mendapatkan air, mineral, dan cahaya matahari dari lingkungan sekitarnya yang sangat penting untuk proses fotosintesis, yaitu cara tumbuhan membuat makanannya sendiri. Makanan ini digunakan sebagai energi untuk membentuk sel-sel baru, sehingga tumbuhan bisa tumbuh lebih besar dan berkembang menjadi lebih sempurna.
Tumbuhan juga punya hormon-hormon seperti auksin, giberelin, dan sitokinin yang membantu mengatur pertumbuhan dan perkembangan. Karena itu, selama kondisi lingkungannya mendukung (cukup air, cahaya, dan nutrisi), tumbuhan akan terus tumbuh dan berkembang.
Pengertian dari tiga hormon tumbuhan penting: auksin, giberelin, dan sitokinin, yang masing-masing punya peran besar dalam pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan:
| Hormon | Fungsi Utama | Contoh Peran di Tumbuhan |
| Auksin | Merangsang pemanjangan sel di batang,
Mengatur arah tumbuh tumbuhan,
Membantu dalam pembentukan akar lateral dan akar adventif. Menghambat pertumbuhan tunas samping. | Ketika batang tanaman tumbuh miring ke arah cahaya, itu karena auksin menumpuk di sisi yang tidak terkena cahaya dan memanjangkan sel di sisi tersebut, sehingga batang membengkok ke arah cahaya. |
| Giberelin | Merangsang pemanjangan batang secara cepat, Membantu perkecambahan biji dengan mengaktifkan enzim pemecah cadangan makanan, Merangsang pembentukan bunga dan buah, Mengatasi dormansi (masa "tidur") pada biji dan tunas. | Tanaman yang diberi giberelin bisa tumbuh lebih tinggi dari biasanya, dan bijinya bisa berkecambah lebih cepat. |
| Sitokinin | Merangsang pembelahan sel pada jaringan meristem,
Memperlambat penuaan daun,
Mendorong pertumbuhan tunas samping,
Membantu dalam pembentukan akar dan pucuk dalam kultur jaringan. | Sitokinin sering digunakan dalam kultur jaringan tumbuhan untuk memperbanyak tunas atau organ tanaman secara cepat. |
___________________________________________
2. Bagaimana pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada tanaman jagung?
Pada tanaman jagung, pertumbuhan dan perkembangan dimulai dari biji. Ketika biji mendapatkan air, suhu yang sesuai, dan oksigen, biji mulai berkecambah. Dari proses ini, akan tumbuh akar kecil yang disebut radikula dan tunas kecil yang disebut plumula.
Setelah itu, akar tumbuh ke bawah untuk mencari air dan nutrisi, sedangkan batang tumbuh ke atas menuju cahaya matahari. Daun mulai muncul dan melakukan fotosintesis. Tanaman jagung pun semakin tinggi dan kuat. Seiring waktu, tanaman ini akan tumbuh bunga dan kemudian menghasilkan buah jagung.
Pertumbuhan terjadi ketika tanaman bertambah tinggi, bertambah banyak daunnya, dan bertambah besar. Sedangkan perkembangan terlihat dari perubahan bentuk dan fungsi, seperti terbentuknya bunga, buah, dan biji baru. Jadi, pertumbuhan dan perkembangan berjalan bersama-sama hingga jagung menjadi tanaman dewasa.
___________________________________________
3. Pada tanaman jagung, pertumbuhan dan perkembangan diawali dengan perkecambahan. Bagaimana perkecambahan tersebut dapat terjadi? Jenis perkecambahan apa yang terjadi pada tanaman jagung? Jelaskan!
Proses terjadinya perkecambahan . .
Perkecambahan adalah proses awal saat biji tumbuh menjadi tanaman kecil. Perkecambahan bisa terjadi jika biji jagung mendapatkan air yang cukup. Air akan diserap oleh biji (proses ini disebut imbibisi), lalu kulit biji melunak dan enzim mulai aktif. Enzim ini akan memecah cadangan makanan di dalam biji menjadi energi yang diperlukan untuk pertumbuhan embrio.
Pertama-tama, akar kecil (radikula) muncul dari biji dan tumbuh ke bawah. Lalu batang dan daun kecil (plumula) tumbuh ke atas. Pada jagung, kotiledon atau daun lembaga tetap berada di dalam tanah, sedangkan yang muncul ke permukaan adalah batang dan daun muda.
Jenis perkecambahan yang terjadi pada tanaman jagung . .
Jenis perkecambahan pada jagung disebut perkecambahan hipogeal. "Hipogeal" berarti di bawah tanah, karena kotiledonnya tidak naik ke permukaan, tetap berada di bawah tanah untuk memberikan cadangan makanan pada embrio sampai tanaman bisa berfotosintesis sendiri.
___________________________________________
KESIMPULAN
Tanaman jagung bisa mengalami pertumbuhan dan perkembangan karena memiliki jaringan meristem yang terus membelah diri, serta mendapatkan air, cahaya, dan nutrisi yang dibutuhkan untuk fotosintesis. Selain itu, hormon-hormon seperti auksin, giberelin, dan sitokinin berperan penting dalam mengatur proses pertumbuhan dan perkembangan tersebut.
Proses ini dimulai dari biji yang berkecambah. Perkecambahan terjadi saat biji menyerap air dan memulai proses pertumbuhan embrio. Akar tumbuh ke bawah untuk mencari air dan zat hara, sedangkan tunas tumbuh ke atas untuk menangkap cahaya. Daun mulai terbentuk dan melakukan fotosintesis agar tanaman bisa menghasilkan makanan sendiri.
Jenis perkecambahan pada jagung adalah hipogeal, artinya kotiledonnya tetap berada di bawah tanah dan tidak ikut muncul ke permukaan. Tanaman terus tumbuh hingga muncul bunga, lalu buah jagung, dan akhirnya menghasilkan biji-biji baru yang bisa tumbuh menjadi tanaman jagung lainnya.
Jadi, pertumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran tanaman, sementara perkembangan adalah proses perubahan struktur dan fungsi menjadi lebih kompleks. Keduanya terjadi bersamaan, dan sangat penting dalam daur hidup tanaman jagung dari biji hingga menjadi tanaman dewasa yang produktif.