Proses ekskresi mengacu pada pengeluaran zat sisa metabolisme yang tidak diperlukan oleh tubuh. Ginjal, misalnya, mengeluarkan urea dan zat sisa lainnya melalui urin sebagai bagian dari proses ekskresi.
Sementara itu, feses sebagian besar terdiri dari makanan yang tidak bisa dicerna dan diserap oleh tubuh kita, sel-sel mati dari dinding usus, dan bakteri dari usus besar. Meskipun feses mengandung beberapa zat sisa metabolisme, proses pembentukan dan pengeluaran feses lebih tepat disebut sebagai proses defekasi atau eliminasi, bukan ekskresi.
Jadi, meskipun keduanya merupakan cara tubuh mengeluarkan zat atau material yang tidak diinginkan, proses ekskresi lebih spesifik mengacu pada pengeluaran zat sisa metabolisme, sementara defekasi...