Tantangan dan Harapan Dunia Pendidikan Guru Indonesia

Saya senang melihat semangat belajar bahasa Inggris meningkat karena konten asing di media sosial. Tapi ironisnya, fasilitas lab bahasa di sekolah saya tidak berfungsi sejak lima tahun lalu. Semoga minat siswa ini diimbangi dukungan sarana yang layak.
 
Saya menjadi tulang punggung keluarga dengan gaji honorer di bawah UMR jauh. Istri saya jualan gorengan untuk menambal kebutuhan. Tapi tiap kali murid saya berhasil membaca lancar untuk pertama kali, semua lelah itu terasa berarti. Itu yang membuat saya bertahan.
 
Setiap musim hujan, jalan menuju sekolah saya berubah jadi kubangan lumpur. Motor sering terperosok, saya pernah jatuh tiga kali dalam sebulan. Tapi saya tetap datang karena murid-murid sudah menunggu di depan kelas. Semoga infrastruktur jalan desa segera diperbaiki.
 
Similar content Most view View more

Anggota online

Tak ada anggota yang online sekarang.

Trending content

Back
Top Bottom